Malang Dan Kompeksitasnya

Gambar: Kampung Warna-Warni

Sebesar apa harapan bertahan di Malang? sejak 2019 hingga saat ini 2026 tak terasa lama ternyata menetap di kota ini, kota nan penuh dengan tanda tanya, kota yang menyimpan harapan bagi setiap orang. aku seorang sumatera bagian tapanuli hingga kini terus menikmati irama hidup di kota ini. 

tak hanya seorang banyak teman hingga orang lain tak dikenal, malang ini indonesia' tiap bentuk macam manusia dari desa,kota provinsi ada di kota ini. 

semua sama berangkat jauh demi secercah harapan, memperbaiki nasib merubah garis takdir.

cukup jauh kaki melangkah menelusuri setiap titik kota ini, mempelajari setiap aspek penting, cara kerja orang kota, hingga bagian kecil yang tak pernah terlihat tetapi ada, seperti shadow bekerja di atas bayang bayang. disisi lain setiap yang menetap mudah terpana melihat bagian luar kota, melihat malang after rain, malang in night, wisata tematik sampai dunia tak bertuan.  

sewaktu-waktu terbesit taukah mereka seperti apa Malang sesungguhnya? semakin kesini lambat laun waktu berganti banyak orang lupa awal mula mengapa hendak datang kemalang. 

tentu kalimat diatas bukan bermaksud menyangsi tetapi pertanyaan fundamental yang senantiasa mesti di renungkan. Malang ini kota hidup, keindahan dan tawaran setiap kepunyaannya memanjakan, kau bisa terhipnotis terbawa suasana santai yang kadang tak baik. tak sedikit dari orang dan pendahulu yang telah pulang kampung turut membenarkan.kira-kira apa yang kurang dari Malang? semua hal hampir tersedia, akses mudah, harga terjangkau, infrastruktur pendukung banyak. 

hanya satu yang sulit di lawan di kota ini, Waktu. berlalu tak terasa datang tak dikira. ratusan ribu pendatang dari tiap sudut provinsi hingga negara silih berganti berdatangan. menyaksikan keindahan dan bercengkrama dengan masyarakat heterogen beradap dan baik dalam tutur. sejauh ini rasa-rasanya tak ada orang kecewa setelah datang ke kota ini. 

jika pun ada mereka golongan orang yang tak mengerti tentang waktu. terlena lupa pada siapa dan untuk siapa demi siapa berangkat ke kota ini. sungguh malang semakin hari begitu menakjubkan. lain hal beberapa teman sering berpesan jangan juga terlalu mensyurgakan malang karena tak sedikit pula orang yang tersandung tersungkur dalam jurang galap. bersenang-senang terlalu lama dan berakhir pada pada penyesalan.

satu hal, percayalah bahwa tak ada yang bisa mengubah cara pandangmu tentang malang selain dirimu sendir, jika ingin besar dan belajar banyak di kota ini maka kau harus siap pada satu hal, kehilangan banyak. entah itu berupa materil maupun immateril. 

banyak teman, saudara dan keluarga yang berbicara tentang peliknya cobaan, bermacam yang telah mereka lalui dan rasakan, hingga akhirnya banyak yang tak bertahan banyak pula yang memanen hasil. dengan demikian tepuk tangan,pujian, sanjungan akan engkau dapatkan. 

lagi-lagi ini tak mudah, kata kuncinya tetap sama, Waktu!. menuju 7 tahun menetap di kota ini tetap saja yang harus saya asah adalah kesabaran, kesabaran untuk mendapatkan sesuatu yang besar, kota yang tenang dengan masyarakat heterogen tentu membawa kita pada satu tantangan yang hebat. mungkin jika di kaitkan dengan jakarta terasa sekali perbedaannya, jakarta itu serba cepat, tepat, dan tanpa henti. setiap orang mempertaruhkan beras didapurnya setiap hari tanpa kenal waktu. jika tidak begitu mereka tinggal dan tertinggal. sungguh hebat-hebat sekali mereka ini.

kadang saya juga tak semerta-merta terjebak dalam ketenangan malang sehingga saya kalah dan kalah lagi oleh waktu. tetapi berjalannya waktu saya bangkit kembali dan melawan diri untuk menyiapkan diri dengan tujuan yang lebih besar.

Bung, setiap kita pasti melewati hal serupa dengan itu bergegaslah, susun kembali rapikan apa yang telah antah berantah, kejar kembali target yang telah kau susun atau jalankan kembali yang tertunda, ini soal perjalanan dan perlawanan jika kau tak kuat maka habislah diri ditelan umur. 

Jangan merasa kau tidak bisa sebab itulah tantangan dan pikiran yang terus menghantui, hidup ini perlawanan maka lawan segala hal yang menghambat dan memperecil langkahmu. perkuat kembali pondasi jangan biarkan kau kalah oleh keadaan apalagi oleh dirimu sendiri, itu tak baik sama saja meremehkan ciptaan yang sempurna. akan tiba masa dimana kau naik kepuncak kejayaan, maka jemputlah kurangi ragi dan rasa tak pantas, itu sama sekali tak baik. kita hanya menunggu kapan naik panggung sebab ini hanya soal giliran, siapa yang lebih dulu menanam tentu akan memanen duluan dan walau tak semua yang menanam akan memanen karena banyak yang tak bisa membaca iklim sehingga dimakan oleh alam. inilah lika liku hidup, tak ada yang berjalan tanpa tantangan didepan karena ini sudah ketetapan dan kepastian yang harus dilewati setiap makhluk yang hidup. 

hidup ini pada dasarnya seimbang jadi sesuaikan dan pastikan anda siap menerima. ada saatnya bunga mekar ada pula musim gugur. anda tercipta dari proses terbaik dan pastikan anda percaya dulu pada diri anda karena itulah kuncinya. jika telah percaya pada diri anda selanjutnya magnet dalam diri anda akan terpancar dan membuat energi positif bagi sekitar anda, dengan begitu perlahan jalan akan terbuka, pikiran semakin fresh dan rezeki hanya mendekat pada orang yang tentram. 

cita-cita besar tak boleh luput, setiap orang berhak untuk mendapat apa yang didambakan lalu menjadi versi yang terbaik. pada saat-saat tertentu mungkin orang akan meragukan dan menganggap sepele, dicaci dibicarakan dan di ejek, bukan hanya anda orang dirumah juga pasti terimbas, ibu, ayah kerabat dan lain lainnya bahkan parahnya bisa jadi saudara2 anda sendiri juga ikut mencerca anda, jangan hiraukan, makan semua walau tak enak, minta maaflahh pada orang tuamu sebab mereka juga merasakan sakit, kau pasti bisa karena hanya dengan jalan itu kita semakin dewasa dan dapat melawan dunia. 

Akan tiba saatnya, sungguh saya katakan. tak ada yang tetap jika masih bicara tataran dunia, tuhan juga tahu kemauan setiap hambanya asal rumusnya dijalankan yakin, ikhtiar, dan tawakkal (sabar). kalau sudah rumus ini kamu lakukan tak ada lagi yang perlu kamu hiraukan semua akan ada dalam kendali mu, jangan memikirkan berlarut tentang apa yang anda laksanakan, pastikan target dan skema, jika sesuai rencana maka tidak ada yang tidak mungkin, semua bisa kamu dapatkan. sungguh yakinkah pada prosesmu. 

Perjalanan hidup itu satu hal yang amat sangat membingungkan tak bisa selalu dilogikakan, melogikan hanya akan membawa anda pada relung kehampaan akhirnya membedakan proses dengan proses orang lain sungguh hal ini tidak baik, dampak yang dirasakan begitu besar karena relasinya stabilitas diri yang menjauhkan anda dari aktivitas produktif. 

Tak ada cara lain banyak sekali orang yang ter-engah-engah tetapi tetap bergerak, mereka mengerti apa yang senantiasa akan membawa mereka pada puncak pencapain, pencapaian yang berdasar dari hope dan hope ini adalah alasan mengapa kita hidup dan bertahan hingga sekarang. 

bahasa puncak pencapaian barusan saya mengikuti makna pada umumnya tapi sebenarnya pada diri saya sendiri puncak pencapaian itu adalah kebijaksanaan, kebijaksanaan yang lahir dari pengalaman- pengalaman. tak mudah bahasa ini hanya orang-orang yang telah berjalan panjang yang dapat merasakan dengan sangat baik. ada beberapa hal yang meningkatkan kualitas diri, tidak hanya terpaku pada material ataupun moralitas semata, ia melampui yang sering saya sebut sebagai kedalaman hidup.




Kuasa diatas Kuasa

Sumber: Pixabay

semasa pada waktunya, kamu akan bertemu dengan orang yang senantiasa terkesan biasa saja, tidak menarik, seakan tidak ada apa-apanya bagimu, tetapi dibelakang itu dia merupakan magnet besar, memikirkan banyak hal tentang masa depan, tidak hanya untuk dirinya sendiri tetapi untuk semua golongan. 

percaya pada saya, bahwa ada kerja-kerja yang tidak terlihat tetapi nyatanya memberi pengaruh besar. tak disorot kamera, tak di elu-elukan,dilupakan, dianggap lemah.

pada prinsipnya terkadang apa yang kita dapatlkan dari visualisasi bisa saja merupakan bagian kecil. kebiasaan orang yang ikut dalam arus kebiasaan umum terlihat normal dipandang dan digiring jadi sebuah parameter kewarasan, namun dibelakang orang yang tidak biasa pada kebiasaan umum sering diponis halu,tidak normal, punya kelainan dan beberapa sebutan lain. 

saya serius. jika demikian maka apa yang harus kita jadikan sebagai argumentasi konfrontatif untuk mendukung argumen diatas, mudah saja sebenarnya' cukup tanyakan apa memang ada pengendali diatas yang tak umum tetapi menjadi master plan, seolah-olah tuhan kecil. 

dengan sederhana saja katakan ada. ciri-ciri-nya klasik, mereka ini elit dengan kepemilikan unlimited memegang kendali kuasa karena powerfull. mencetak pemimpin dari golongan yang mampu di operasikan sesuai dengan kepentingan dan membuat semua hal yang berhubungan dengan diri mereka SAH dilakukan. melampaui moral baik buruk bahkan mereka dapat membuat moral baru yang senantiasa tak dapat di sanksi walaupun pada posisi ideal bertentangan. 

saya mengerti akan banyak yang menyangsi tulisan saya ini bagian dari konspirasi. tak masalah tetapi berdirilah atas pengetahuan yang kuat, belajar tentang hukum metafisik. kalau sudah engkau pelajari dan bertanyalah posisi hukum. apakah hukum dalam perspektif kehidupan sosial itu memang egaliter dan powerfull?. 

nyatanya hukum itu klaster. ia membabi buta, pilikasi dan tidak ideal sebagaimana terdengar pada teori-teori keadilan. percayalah bahwa ada orang yang amat sangat tidak terkendali dan pagari oleh hukum. 

mereka amat sangat kuat, mengangkangi hukum sesuka hati dan punya antibodi khsusus. 

mungkin tulisa ini hanya memperkuat pertanyaan yang selama ini menggrogoti pikiran anda dan tujuan tulisan ini untuk mengatakan bahwa ini memang benar adanya.

mungkin itu dulu karena saya harus melaksakan tugas saya sebagai hamba, waktu menunjukkan magrib. jika tidak saya akan digaransi sanksi. 

pernyataan saya baruan adalah representasi dari cara bermain elit. cuma tentu berbeda 100%. tuhan semesta alam yang kita sembah sebagai pencipta ini suci dan mereka sebaliknya.


Leadership Oriented


Kecakapan membaca situasi dan kondisi merupakan anugerah, ia terbentuk dari akumulasi pengetahuan serta pengalaman panjang, pada konteks pemimpin sering kita sebut pesan Intuisi. sepanjang dinamika sosial tentu saja tidak bisa seorang berpegang hanya pada satu teori, sebab kerumitan masalah sosial berada pada kompleksitas, gabungan dari segala hal yang berhubungan dengan emosi, tradisi, hingga budaya. 

Disinilah tugas pemimpin untuk membaca fenomena lalu mengidentifikasi masalah kemudian merumuskan solusi. ramai pertanyaan apakah pemimpin akurat membaca situasi kalaulah pemimpin itu tidak merasakan dinamika dalam kelas masyarakat?

pertanyaan ini menarik betapapun sederhana terdengar, ketentuan pemimpin di Indonesia khususnya dari tingkatan daerah hingga nasional masih jauh dari kondisi ideal. tentu benar bahwa pemilihan pemimpin masih berbasis konvensional. maksud saya, tidak ada yang menjamin jika pemimpin yang terpilih dari golongan kecil lebih baik dalam mengemban amanah, faktanya dari mereka tidak sedikit yang terjerat korupsi. begitupula pemimpin yang datang dari kelas besar(atas), benar bahwa mereka tak merasakan kesulitan pada umumnya masyarakat kecil tetapi bisa jadi lebih baik. 

maksud saya, indikator tentang kecakapan seorang pemimpin tidak sesederhana demikian. perlu menambahkan beberapa unsur yang senantiasa patut dijadikan acuan. pada masalah diatas kepekaan seorang pemimpin mesti berangkat dari dorongan intuisi yang ia alami dalam aktivitas keseharian. seperti basis ilmu pengetahuan (belajar) dan empiris (pengalaman). komponen tersebut jadi dasar yang tak dapat dipisahkan, ia merupakan pondasi mutlak. selanjutnya melihat tumbuh kembang lingkungan dimana ia dilahirkan hingga besar. hal ini penting sebab pondasi tadi akan dilanjutkan dengan bangunan adapun bangunan itu adalah lingkungan, kehidupan sosial, ekonomi  dan kualitas didikan orangtua hingga jenjang sekolahnya.  

selanjutnya ada masa permbangan, dimana seorang itu akan mengalami kontak dan distraksi yang merubah cara ia memotret, memahami, hingga mengambil keputusan. demikian tak dapat disamakan setiap orang sebab pada prinsipnya pasti berbeda. 

fase pengembangan ini merupakan tahapan yang paling krusial karena ia akan terus berubah ubah sepanjang waktu. kontraksi dan gesekan sosial akan terus membentuk dari satu bentuk cara berfikir hingga ke bentuk berfikir lainnya. relasinya hanya pada tingakatn lebih baik atau normatif ataupun lebih buruk. inilah yang disebut sebagai karakter.

karakter tidak berdiri sendiri, bilamana seseorang konsisten dalam karakternya tetap saja karakter itu harus dipahami dalam perspektif timing(waktu). tentang berapa  lama dan keika di faktor apa ia dapat berubah. inilah bagian terpenting jika ingin melihat,memilih ataupun menjadi seorang pemimpin, hanya dengan beberapa hal ini seorang pemimpin dapat dibaca karakter dan caranya mengambil keputusan. 

pada prinsipnya keinginan masyarakat umum adalah dapat memiliki pemimpin yang pro pada rakyatnya bukan rakyat secara umum tetapi pada kondisi prioritas yang membutuhkan kesejahteraan yang jauh dari kata layak. bukan sebaliknya. menjembatasi kelas kaya untuk mendapat keuntungan besar dan monopoli sistem. 

jadilah satu diantara pilihan diatas dan pastikan pilihan anda bersandar pada garis ideal. perlu dengan khidmat untuk memikirkan bangsa ini dalam kacamata masa depan rahmatan lilalamin sejahtera, adil dan makmur. 



life is quarter

Ar Property

Satu hal yang tak pernah kau rasakan akan tiba, keheningan yang tidak menginginkan siapapun sesaat, merasa bahwa sendiri lebih baik dan tenang. hari dimana dialog pada diri sendiri lebih baik, banyak lika liku yang akan kau lewati sepanjang jalan menuju hidup, hidup yang sesungguhnya. tak semua orang kuat beberapa mengambil jalan ekstrem hingga terkadang memutus jalan menuju hidup itu sendiri, tak ada yang benar-benar sempurna, jalani cobaan dengan riang dan gembira, hidup bagian dari kesenangan, kesedihan, kekuatan, kelemahan, kesepian, masalah dan solusi. 

Tetap melangkah betapapun itu sulit dan sakit. berbeda orang berbeda pula cobaannya: kadang terkait ekonomi, keluarga, sosial, kondisi fisik, dan lain sebagaianya. 

percayakan dirimu bahwa kamu bisa melewatinya....

sering sekali hal semacam ini melanda pada saat masa transisi dimana kita tidak benar benar pernah menyangka, tak peduli kamu dengan kepunyaan kapital besar atau keluargan yang harmoni maupun kondisi fisik sehat. semua akan merasakan sesuatu yang tak biasa, sungguh saya katakan.

bersiaplah dan belajar sedini mungkin agar tahu dan terbiasa diterjang, kondisi ini tak pernah terencana ada saja penyebabnya yang tiba tiba datang... 


Wise Leader


andai saja setiap kita saling mengerti satu sama lain banyak sekali yang bisa kita kompromikan ketika dihadapkan pada satu kondisi, cara merespon masalah, mencari solusi, hingga membuat keputusan akan lebih wise, terkadang sulit rasanya melihat ketika orang yang mudah mengambil kesimpulan tanpa pertimbangan panjang, banyak sekali orang yang harus merasakan sakit atas perkataan maupun kebijakan pada saat-saat tertentu,  di muka beberapa tulisan saya cendrung memotret dinamika demikian, banyak sekali saya temukan teman atau orang lain yang harus terdiam menyembunyikan rasa sakit. 

bung, ketika kau hendak jadi pemimpin pelan dan berhati-hatilah saat berbicara atau melontarkan sesuatu didepan anggota atau jajajranmu, sungguh seolah - olah takkan memberikan kebaikan apapun. saat kau jadi pemimpin jadilah bijak, saya selalu mengatakan bahwa pemimpin itu adalah pelayan, bukan bos apalagi raja. 

kesal sekali rasanya menemukan seorang pemimpin yang tak punya jangkar panjang. seakan-akan, arogan, angkuh, merasa paling hebat dan lain sebagainya. kita tak benar-benar kuat siapapun dan jabatan apapun yang sedang kita pegang. saya banyak belajar setidaknya dari eksperience selama ini. 

saya tau banyak yang akan menyangkal orang seperti ini tidak mungkin jadi pemimpin, tetapi apapun itu masih banyak saya temukan baik dari lingkup kecil hinggal besar, cara berfikir dan intelijen pemimpin itu mesti di atas rata-rata, pemimpin harus mengerti ilmu jarak bak burung dara, harus mengerti ilmu angin supaya dapat stabil di langit. banyak hal lainnya yang harus dipelajari oleh seorang pemimpin, sederhana kegunaannya supaya wise (bijak) baik dalam perkataan dan tindakan. 

sesekali mundur dan berbenah dibutuhkan, tak banyak orang yang jujur dan mau berbenah, sering saya temukan saat diatas merasa tak lagi dapat salah dan tak mau disalahkan, cara berfikir ini yang sungguh bahaya, saya saran jika kau temukan apalagi kau salah seorangnya maka berbenahlah, siapapun apapun jabatanmu ingat bahwa engkau masih manusia dan kita ini tempatnya salah. bukankah begitu? 

saya juga tahu bahwa pembaca blog saya adalah orang-orang hebat, tulisan ini juga berlaku untuk saya dan pembaca sekalian, jadilah pemimpin yang benar-benar mengerti dan mampu mengindentifikasi masalah, jika demikian mampu kamu lakukan saya yakin kamu juga pasti lihay mengambil keputusan solutif. 

bung, saya serius pada persoalan seperti ini, ironi saya rasa ketika melihat orang seperti ini karena bukan solusi yang di lahirkan malah rasa sakit bagi masyarakatnya. sungguh mundurlah sejenak dan pikirkan dengan jernih seperti apa yang baik. dengan begitu kamu akan lebih wise dan baik mengambil keputusan di masa jabatanmu tanpa menyakiti diterima banyak orang dan diterima semua kalangan, begitulah sejatinya yang didambakan rakyat, tak lain dan bukan. 

semoga ini dapat membuka nalar dan cara berfikir yang baik bagi kita semua, pemimpin adalah tulang punggung, harus stabil agar kerja organ lain dapat berfungsi dengan baik. 

AGENDA-AGENDA


AGENDA GALERY

Manifesto Moral Mahasiswa

AR Property