Malang Dan Kompeksitasnya

April 18, 2026 0 Comments A+ a-

Gambar: Kampung Warna-Warni

Sebesar apa harapan bertahan di Malang? sejak 2019 hingga saat ini 2026 tak terasa lama ternyata menetap di kota ini, kota nan penuh dengan tanda tanya, kota yang menyimpan harapan bagi setiap orang. aku seorang sumatera bagian tapanuli hingga kini terus menikmati irama hidup di kota ini. 

tak hanya seorang banyak teman hingga orang lain tak dikenal, malang ini indonesia' tiap bentuk macam manusia dari desa,kota provinsi ada di kota ini. 

semua sama berangkat jauh demi secercah harapan, memperbaiki nasib merubah garis takdir.

cukup jauh kaki melangkah menelusuri setiap titik kota ini, mempelajari setiap aspek penting, cara kerja orang kota, hingga bagian kecil yang tak pernah terlihat tetapi ada, seperti shadow bekerja di atas bayang bayang. disisi lain setiap yang menetap mudah terpana melihat bagian luar kota, melihat malang after rain, malang in night, wisata tematik sampai dunia tak bertuan.  

sewaktu-waktu terbesit taukah mereka seperti apa Malang sesungguhnya? semakin kesini lambat laun waktu berganti banyak orang lupa awal mula mengapa hendak datang kemalang. 

tentu kalimat diatas bukan bermaksud menyangsi tetapi pertanyaan fundamental yang senantiasa mesti di renungkan. Malang ini kota hidup, keindahan dan tawaran setiap kepunyaannya memanjakan, kau bisa terhipnotis terbawa suasana santai yang kadang tak baik. tak sedikit dari orang dan pendahulu yang telah pulang kampung turut membenarkan.kira-kira apa yang kurang dari Malang? semua hal hampir tersedia, akses mudah, harga terjangkau, infrastruktur pendukung banyak. 

hanya satu yang sulit di lawan di kota ini, Waktu. berlalu tak terasa datang tak dikira. ratusan ribu pendatang dari tiap sudut provinsi hingga negara silih berganti berdatangan. menyaksikan keindahan dan bercengkrama dengan masyarakat heterogen beradap dan baik dalam tutur. sejauh ini rasa-rasanya tak ada orang kecewa setelah datang ke kota ini. 

jika pun ada mereka golongan orang yang tak mengerti tentang waktu. terlena lupa pada siapa dan untuk siapa demi siapa berangkat ke kota ini. sungguh malang semakin hari begitu menakjubkan. lain hal beberapa teman sering berpesan jangan juga terlalu mensyurgakan malang karena tak sedikit pula orang yang tersandung tersungkur dalam jurang galap. bersenang-senang terlalu lama dan berakhir pada pada penyesalan.

satu hal, percayalah bahwa tak ada yang bisa mengubah cara pandangmu tentang malang selain dirimu sendir, jika ingin besar dan belajar banyak di kota ini maka kau harus siap pada satu hal, kehilangan banyak. entah itu berupa materil maupun immateril. 

banyak teman, saudara dan keluarga yang berbicara tentang peliknya cobaan, bermacam yang telah mereka lalui dan rasakan, hingga akhirnya banyak yang tak bertahan banyak pula yang memanen hasil. dengan demikian tepuk tangan,pujian, sanjungan akan engkau dapatkan. 

lagi-lagi ini tak mudah, kata kuncinya tetap sama, Waktu!. menuju 7 tahun menetap di kota ini tetap saja yang harus saya asah adalah kesabaran, kesabaran untuk mendapatkan sesuatu yang besar, kota yang tenang dengan masyarakat heterogen tentu membawa kita pada satu tantangan yang hebat. mungkin jika di kaitkan dengan jakarta terasa sekali perbedaannya, jakarta itu serba cepat, tepat, dan tanpa henti. setiap orang mempertaruhkan beras didapurnya setiap hari tanpa kenal waktu. jika tidak begitu mereka tinggal dan tertinggal. sungguh hebat-hebat sekali mereka ini.

kadang saya juga tak semerta-merta terjebak dalam ketenangan malang sehingga saya kalah dan kalah lagi oleh waktu. tetapi berjalannya waktu saya bangkit kembali dan melawan diri untuk menyiapkan diri dengan tujuan yang lebih besar.

Bung, setiap kita pasti melewati hal serupa dengan itu bergegaslah, susun kembali rapikan apa yang telah antah berantah, kejar kembali target yang telah kau susun atau jalankan kembali yang tertunda, ini soal perjalanan dan perlawanan jika kau tak kuat maka habislah diri ditelan umur. 

Jangan merasa kau tidak bisa sebab itulah tantangan dan pikiran yang terus menghantui, hidup ini perlawanan maka lawan segala hal yang menghambat dan memperecil langkahmu. perkuat kembali pondasi jangan biarkan kau kalah oleh keadaan apalagi oleh dirimu sendiri, itu tak baik sama saja meremehkan ciptaan yang sempurna. akan tiba masa dimana kau naik kepuncak kejayaan, maka jemputlah kurangi ragi dan rasa tak pantas, itu sama sekali tak baik. kita hanya menunggu kapan naik panggung sebab ini hanya soal giliran, siapa yang lebih dulu menanam tentu akan memanen duluan dan walau tak semua yang menanam akan memanen karena banyak yang tak bisa membaca iklim sehingga dimakan oleh alam. inilah lika liku hidup, tak ada yang berjalan tanpa tantangan didepan karena ini sudah ketetapan dan kepastian yang harus dilewati setiap makhluk yang hidup. 

hidup ini pada dasarnya seimbang jadi sesuaikan dan pastikan anda siap menerima. ada saatnya bunga mekar ada pula musim gugur. anda tercipta dari proses terbaik dan pastikan anda percaya dulu pada diri anda karena itulah kuncinya. jika telah percaya pada diri anda selanjutnya magnet dalam diri anda akan terpancar dan membuat energi positif bagi sekitar anda, dengan begitu perlahan jalan akan terbuka, pikiran semakin fresh dan rezeki hanya mendekat pada orang yang tentram. 

cita-cita besar tak boleh luput, setiap orang berhak untuk mendapat apa yang didambakan lalu menjadi versi yang terbaik. pada saat-saat tertentu mungkin orang akan meragukan dan menganggap sepele, dicaci dibicarakan dan di ejek, bukan hanya anda orang dirumah juga pasti terimbas, ibu, ayah kerabat dan lain lainnya bahkan parahnya bisa jadi saudara2 anda sendiri juga ikut mencerca anda, jangan hiraukan, makan semua walau tak enak, minta maaflahh pada orang tuamu sebab mereka juga merasakan sakit, kau pasti bisa karena hanya dengan jalan itu kita semakin dewasa dan dapat melawan dunia. 

Akan tiba saatnya, sungguh saya katakan. tak ada yang tetap jika masih bicara tataran dunia, tuhan juga tahu kemauan setiap hambanya asal rumusnya dijalankan yakin, ikhtiar, dan tawakkal (sabar). kalau sudah rumus ini kamu lakukan tak ada lagi yang perlu kamu hiraukan semua akan ada dalam kendali mu, jangan memikirkan berlarut tentang apa yang anda laksanakan, pastikan target dan skema, jika sesuai rencana maka tidak ada yang tidak mungkin, semua bisa kamu dapatkan. sungguh yakinkah pada prosesmu. 

Perjalanan hidup itu satu hal yang amat sangat membingungkan tak bisa selalu dilogikakan, melogikan hanya akan membawa anda pada relung kehampaan akhirnya membedakan proses dengan proses orang lain sungguh hal ini tidak baik, dampak yang dirasakan begitu besar karena relasinya stabilitas diri yang menjauhkan anda dari aktivitas produktif. 

Tak ada cara lain banyak sekali orang yang ter-engah-engah tetapi tetap bergerak, mereka mengerti apa yang senantiasa akan membawa mereka pada puncak pencapain, pencapaian yang berdasar dari hope dan hope ini adalah alasan mengapa kita hidup dan bertahan hingga sekarang. 

bahasa puncak pencapaian barusan saya mengikuti makna pada umumnya tapi sebenarnya pada diri saya sendiri puncak pencapaian itu adalah kebijaksanaan, kebijaksanaan yang lahir dari pengalaman- pengalaman. tak mudah bahasa ini hanya orang-orang yang telah berjalan panjang yang dapat merasakan dengan sangat baik. ada beberapa hal yang meningkatkan kualitas diri, tidak hanya terpaku pada material ataupun moralitas semata, ia melampui yang sering saya sebut sebagai kedalaman hidup.